Bekraf Gelar Aktivasi Ekosistem Seni Pertunjukan Bandung Raya
|
Bekraf bekerjasama dengan
para pelaku kreatif Subsektor Seni Pertunjukan di Bandung Raya membuat
aktivasi ekosistem Seni Pertunjukan di Bandung Raya.
Bandung, (14/9/18) -- Bertempat di Dome Sasikirana KoreoLab & Dance
Camp yang merupakan hasil dari Bantuan Pemerintah Bekraf Revitalisasi Ruang
Kreatif tahun 2017 lalu, Bekraf bekerjasama dengan para pelaku kreatif
Subsektor Seni Pertunjukan di Bandung Raya membuat aktivasi ekosistem Seni
Pertunjukan di Bandung Raya.
Kegiatan ini merupakan sebuah tindak lanjut dari program Uji Petik
Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia di Kota Bandung, Kabupaten
Bandung Barat, dan Kota Cimahi pada 21 – 23 Mei 2018 lalu. Dari keempat daerah
di Bandung Raya, 2 daerah (Kab. Bandung
dan Kab.Bandung Barat) memilih Subsektor Seni Pertunjukan sebagai subsektor
unggulannya, sedangkan Kota Bandung memilih Fesyen dan Kota Cimahi memilih Animasi
& Games.
Acara ini
dibuka langsung oleh Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari. Para
pelaku kreatif yang terlibat, antara lain: Jawara Entertainment Indonesia (JEI
Angklung) dari Kab. Bandung Barat, Lele Jemping Sabilulungan dari Kab.
Rancaekek, dan Ensemble Tikoro dari Bandung. Setelah dibuka oleh beberapa
penampil, acara dilanjutkan dengan dialog singkat dengan para narasumber yang
bergerak dibidang Seni Pertunjukan, antara lain: Herry Dim, Melanie Martini, FX
Widaryanto dengan moderator Andar Manik.
Dihadiri juga
oleh Plt Bupati Bandung Barat, Dadang Maksum, Asisten II Bidang Ekonomi dan
Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar dan dari Kepala Bidang Ekraf Disbudpar
Bandung, Tris Avianti.
Program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I)
merupakan salah satu program unggulan dari Deputi Infrastruktur Bekraf yang
bertujuan untuk membangun “Sistem Ekonomi Kreatif Indonesia” guna memetakan
potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan ekonomi kreatif di
daerah. Info lebih lanjut mengenai program ini, bisa dilihat pada tautan
www.kotakreatif.id.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar